PELETAKAN BATU GKPMI ANUGERAH ALLAH, DAPAT DUKUNGAN PENUH DARI ONDOAFI DOYO LAMA SEKALIGUS DIRUT PT. ANUGERAH FAJAR PAPUA

Kabar Gereja 20 Jun 2026 17:14 2 min read 38 views By Yohanis Legu

Share berita ini

PELETAKAN BATU GKPMI ANUGERAH ALLAH, DAPAT DUKUNGAN PENUH DARI ONDOAFI DOYO LAMA SEKALIGUS DIRUT PT. ANUGERAH FAJAR PAPUA
Direktur Utama PT. Anugerah Fajar Papua (Ondoafi) Bpk. Akwila Marweri Memberikan sambutan pada peletakan batu pertama Pembangunan GKPMI Anugerah Allah Doyo Lama

DOYO LAMA – Langkah awal pembangunan tempat ibadah yang representatif resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama Gereja Kalvari Pentakosta Missi Di Indonesia (GKPMI) Jemaat Anugerah Allah Doyo Lama. Momen bersejarah ini dihadiri oleh jajaran petinggi gereja, di antaranya Sekretaris Daerah BPD GKPMI Papua, Pdt. Hendrik Vallen Ayomi, S.Th., M.I.Kom., serta Wakil Ketua BPW GKPMI Jayapura, Pdt. Hendrik Amamehi, S.Th. Kehadiran para tokoh rohani ini menegaskan komitmen dan dukungan penuh organisasi terhadap perluasan pelayanan pekerjaan Tuhan di wilayah Jayapura dan sekitarnya.

 

Suasana khidmat kian terasa dengan sinergi antar-lembaga gereja yang ditunjukkan lewat kehadiran Ketua Family Of Christ International Ministry (FOCIM) Papua, Pdt. Sonny Manoach, MA., M.Th., bersama perwakilan Persekutuan Gereja-Gereja Kabupaten Jayapura (PGGJ), Pdt. Arthur Watung, S.Th. dan Pdt. Daniel Bagus, S.Th. Bersama dengan Gembala Sidang GKPMI Anugerah Allah, Pdm. Elsin Taliawo, serta perwakilan jemaat, Pnt. Bimo Taliawo, A.Md.Kep., mereka secara bergantian meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan fisik rumah Tuhan di atas fondasi iman yang kokoh.

 

Dukungan luar biasa dan istimewa dalam pembangunan ini datang langsung dari pemilik hak ulayat tanah adat Doyo Lama yang juga merupakan pimpinan PT. Anugerah Fajar Papua. Direktur Utama PT. Anugerah Fajar Papua, Bapak Akwila Marweri, bersama Direktur, Bapak F. Jonas Marweri, secara sukarela memberikan kepastian hukum dan legalitas tanah adat tersebut untuk pembangunan gereja. Kehadiran tokoh adat sekaligus pengusaha lokal ini menjadi pilar penting yang memastikan proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan sosial.

 

Dalam sambutan singkatnya yang menyentuh hati, Bapak Akwila Marweri menegaskan bahwa tanah pada hakikatnya adalah milik Tuhan, dan manusia hanyalah diberi kepercayaan untuk mengelolanya. Beliau menyatakan bahwa kepentingan sorga adalah melihat umat dapat menyembah dan memuji Tuhan di dalam rumah-Nya yang kudus. Atas dasar iman itulah, pihak adat memberikan tanah ini secara gratis kepada GKPMI Anugerah Allah agar jemaat dapat menjalankan pelayanan dengan penuh sukacita dan kedamaian.

 

Dengan peletakan batu pertama ini, GKPMI Anugerah Allah Doyo Lama yang digembalakan oleh Pdm. Elsin Taliawo dipastikan akan terus mendapatkan dukungan moril maupun materil dari berbagai pihak secara berkelanjutan. Sinergi yang kuat antara pengurus sinode, lembaga gereja lintas denominasi, jemaat, hingga otoritas adat setempat, menjadi modal utama yang optimistis bahwa pembangunan gedung gereja ini akan selesai tepat pada waktunya demi kemuliaan nama Tuhan.

gkpmijayapura

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp